Salam sahabat guru di mana anda berada, kali ini
saya akan share tips dan kiat meghadapi anak yang hyperaktif atau kinestetik.
dalam bahasa awam kadang kita melebelkan kata nakal kepada anak didik
berkarakter seperti ini, namun sebelum lebih jauh lagi saya yakin dan percaya
sebagai guru kita dapat membedakan antara "nakal" dengan aktif. Nakal sendiri
dalam kamus bahasa Indonesia di tujukan kepada orang yang telah mengetahui suatu
kebenaran tapi melanggarnya atau orang yang suka usil, sedangkan aktif diartikan
tidak dapat diam, selalu bergerak, Yang akan kita bahas bersama di sini adalah
"AKTIF" sedangkan untuk kenakalan akan dibahas pada artikel
selanjutnya.
Bagi sahabat guru, yang pernah atau saat ini menjadi
guru TK atau SD meghadapi anak didik yang aktif pastilah bukan hal yang baru
lagi bukan. Ini sudah menjadi pemandangan sehari-hari kita, berhadapan dengan
anak-anak kecil yang lincah dan aktif memang membutuhkan banyak keterampilan,
bagi saya pribadi mempelajari tingkah laku anak (Psikologi Perkembangan Anak)
adalah hal mutlak yang harus pertama kita kuasai sebelum menjadi seorang guru
bahkan setelah menjadi gurupun saya tetap belajar dan membaca tentang hal yang
satu ini.
Saya punya pengalaman sewaktu pertama kali menjadi
guru yang mungkin pernah anda alami di mana dalam suatu kondisi yang sangat
kacau balau anak-anak berlari-lari, berbicara dan tidak memperhatikan guru
didepan mereka, tentu saja ini membuat saya merasa begitu frustasi campur
bingung. Sebagai manusia biasa dalam kondisi seperti ini biasanya kita akan
mengambil jalan pintas dengan cara memukul papan tulis contohnya, atau memukul
meja bahkan berteriak sambil marah-marah (sebaiknya jangan pernah melakukan
hal-hal tersebut). Namun lambat laun saya sadar kondisi itu bukan karena
kesalahan mereka tapi karena kurang berpengalamannya saya dalam
menguasai manajemen kelas. Pengalaman adalah guru yang paling baik pepatah itu
sangat tepat ,mulai sejak itu saya mulai belajar dan belajar melalui buku,
internet, diskusi dengan teman dan melakukan observasi di kelas. Dan setelah
beberapa lama kemudian saya mulai bisa mengendalikan keadaaan di kelas tanpa
harus marah, dan memukul benda keras.
Berikut beberapa ilmu dalam menangani anak yang
hyperaktif di kelas berdasarkan pengalaman saya mengajar dan beberapa pengalaman
sahabat-sahabat saya.
- Kenali dan catat nama-nama anak yang aktif di kelas anda, biasanya keributan terjadi akibat ulah beberapa anak yang mempengaruhi teman mereka. Beri mereka perhatian khusus setiap kali anda mengajar.
- Tempatkan posisi duduk anak didik yang telah anda catat namanya pada posisi paling depan atau dekat dengan posisi anda baik pada saat anda menerangkan atau pada saat mereka mengerjakan tugas
- Dekatkan mereka dengan siswa yang tenang dan anda yakin tidak akan mudah terpengaruh oleh temannya yang aktif. Jika murid anda yang aktif adalah cowok bisa anda dampingkan dengan murid cewek begitu pula sebaliknya, biasanya anak-anak agak malu berkomunikasi dengan lawan jenis ( cara ini yang biasa saya gunakan)
- Berikan mereka jabatan contoh sebagai ketua kelas atau ketua kelompok sehingga mereka merasa bertanggung jawab lebih untuk menjaga ketenangan di kelas.
- Janjikan reward kepada mereka jika mau memperhatikan guru dan menjaga ketenangan dikelas.
- Pujilah anak didik anda yang tertib sebagai contoh agar teman mereka yang lain terpancing untuk tenang, biasanya anak-anak akan merasa iri jika melihat teman mereka di puji oleh gurunya.
- Gunakan alat peraga yang menarik perhatian anak-anak jika memungkinkan gunakan Multimedia dengan latar belakang musik yang disukai anak-anak.
- Saat mengajar hindari menggunakan metode ceramah yang lama ini akan membuat anak bosan dan memancing mereka untuk mencari aktifitas yang lain.
- Sibukkan mereka dengan tugas yang bisa anda prediksi selesai tepat saat jam pelajaran berakhir.
- Gunakanlah yel-yel atau nyanyian dengan aba-aba tepuk tangan untuk menarik perhatian peserta didik , jika mayoritas dari mereka sudah mengikuti anda yang lain pasti akan terpengaruh dan ikut bernyanyi atau bertepuk tangan mengikuti anda. Aba-aba yang biasa saya gunakan adalah sebagai berikut:
Lakukan dengan menggunakan
nada bernyanyi yang menarik
- "Tepuk diam dalam hati" maka anak-anak akan menepuk
tangannya tanpa bersuara
- " Perhatian!" maka anak-anak akan menjawab "siap"
- " Mana Siapmu" anak-anak menjawab "Ini siapku", "Mana tertibmu" anak-anak menjawab
"ini tertibku"
Nah sahabat guru , inilah sedikit pengalaman saya
dalam menghadapi anak-anak yang hyper aktif , cerdas menghadapi mereka adalah
tuntutan guru Profesional saat ini, ingat marah dan memukul bukanlah cara yang
efektif saat ini ,justru akan membuat mental mereka menjadi temprament bahkan
dendam terhadap guru mereka. Jika sahabat guru punya pengalaman yang bisa di
share di sini silahkan beri komentar.
Terima Kasih
0 Response to "10 CARA MENGHADAPI ANAK HYPERAKTIF DI KELAS"
Posting Komentar